Sikap Generasi Muda yang Luntur August 18, 2010
Posted by yaniz in My Dream.trackback
Kemarin, tepatnya hari Selasa tanggal 17 Agustus 2010 adalah tanggal merah, karena bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia ke-65. <— harusnya kalimat ini saya tulis “Kemarin, tepatnya hari Selasa tanggal 17 Agustus 2010 adalah peringatan kemerdekaan Indonesia ke-65, yang notabene juga tanggal merah“.
Dari kesalahan penulisan di atas saja sudah mencerminkan bahwa nilai budi luhur masyarakat Indonsia sudah luntur. Hal yang terbesit di otak mereka untuk tanggal 17 Agustus adalah tanggal merah terlebih dahulu dibandingkan hari Kemerdekaan Indonesia.
Ok,,that’s the first example,,back to the topic……. LANJUT GAN
Hari itu saya mengisi hari libur dengan pergi keluar diklat, soalnya kalo di diklat terus pasti seharian tidur terus apalagi bulan puasa gini. Kemarin saya dan teman saya, memey & wike pergi ke kantor Batavia Air di daerah Ir.Juanda Jakpus, untuk mengurus perubahan jadwal tiket pulang kampung kita lebaran nanti. Kita ke sana dengan menggunakan busway mulai dari daerah Halte Deptan hingga Halte Pacenongan, dengan 3x transfer busway.
Ketika perjalanan pulang, dari halte dukuh atas kita 1 busway dengan anak2 berseragam SMA yang baru pulang dari sekolah. Saya kebetulan melihat salah satu cowok diantara mereka, yang lumayan bening. hehehehe kok sepertinya saya semacam penyuka daun muda ya?!!! yahh,,,itu tidak lepas dari sifat wanita yg senang melihat cowok bening hehehehe. Tapi baca dulu kelanjutannya…. selama perjalanan dari dukuh atas,saya berulang kali memperhatikan dia (sebut saja: Brondong) karena sikapnya dan gaya berbicaranya yg menyenangkan saat berbicara dengan teman2nya.
Kemudian beberapa halte berikutnya, naiklah serombongan kluarga India yang menurut saya dari pembicaraan mereka,,mereka akan ke Ragunan. Sebut saja keluarga itu adalah keluarga Khan. Keluarga Khan selama perjalanan sepertinya sangat excited sekali, karena mereka ngomonggggg terus dengan bahasa India selama perjalanan dan terlihat sangat senang.
Eh,,tiba-tiba Brondong membuat saya mengubah pandangan saya tentang dia. Brondong berulang kali melontarkan joke yang menyindir gaya bahasa keluarga Khan itu. Dan teman2 Brondong pun tertawa mendengar joke itu.
Apakah benar seperti itu sikap generasi muda saat ini?? dengan joke seperti itu,,sama saja itu tidak menghormati sesama manusia. Apa mereka di sekolah tidak diajarkan pelajaran PPKN??atau mereka hanya mengejar nilai saja??tidak menerapkan pelajaran tersebut di kehidupan sehari-hari??
Menurut saya,,sikap generasi muda saat ini dibawah nilai rata-rata nilai PPKN mereka, kenapa saya berani mengutarakan seperti itu??? karena di sekitar saya banyak yang seperti itu. Dan saya pun sepertinya sudah mulai luntur karena terpengaruh dengan sekitar.
Saya selalu berkeinginan untuk menjadi orang yang bisa mengembalikan sikap seluruh generasi muda menjadi seperti dulu, yaitu menjadi orang yang care terhadap lingkungan, tidak cuek, sopan, menghormati orang yang lebih tua, menghormati sesama orang,agama lain,suku lain,budaya lain,negara lain, taat pada peraturan, dll.
Tapi apakah bisa saya menjadi pilot dalam project ini??? yang ada malah saya dijauhin orang karena sikap saya menurut orang-orang adalah sikap yang kolot dan infeasible untuk direalisasikan.
Adakah orang yang memiliki visi yang sama dengan saya?? jika dibuat suatu perbandingan antara masyarakat Indonesia yang pro dan kontra terhadap visi saya adalah 1: 100.000.000 . Dari kemungkinan tersebut,sepertinya saya pesimis bahwa sikap generasi muda berikutnya tidak menjadi lebih baik,,malah lebih buruk.
Janganlah pesimis lebih dulu, coba awakmu moco tulisane Anies Baswedan sing judule Berpikir Positif, Bersikap Optimistis
Mulai dari diri sendiri, mulai dari hal yang kecil, mulai dari sekarang. Semoga Indonesia akan menjadi lebih baik di tangan-tangan kita para generasi muda.